Selamat Datang

Mari Belajar Bersama metonomia.blogspot.com !Copyrigt@Sarwono,S.Pd.

Rabu, 26 Agustus 2015

Masa Pendaftaran PUPNS Kab. Banyumas

Kepada Seluruh PNS di Kab. Banyumas bahwa sesuai dengan Keputusan BKD Banyumas Roadmap E-PUPNS akan berlangsung dengan ketentuan:
1. Registrasi Pejabat Struktural mulai tanggal 1 s.d. 14 September 2015
2. Registrasi Pejabat Fungsional Tertentu, tanggal 15 s.d. 30 September 2015
3. Registrasi Pejabat Fungsional Tertentu (Guru dan KS) tanggal 1 Oktober s.d. 14 November 2015
4. Registrasi Pejabat Fungsional Umum tanggal 1 s.d. 14 November 2015
Catatan: Tanda bukti registrasi disampaikan ke BKD melalui SKPD masing-masing kecuali UPK dan Puskesmas, SMP, SMA, SMK yang langsung ke BKD. Sumber : Subbid PDAK BKD Banyumas : http://bkd.banyumaskab.go.id/
di sebelak kiri contoh uji coba pendaftaran E-PUPNS.
Selanjutnya untuk lebih jelasnya saya lampirkan:
1. Surat Edaran , kilk unduh :Surat Edaran BKD
2. Buku Pedoman, tinggl klik,Buku Pedoman
3. Formulir data isian,Formulir isian

Senin, 22 Juni 2015

Pedoman Debat B. Indonesia SMK 2015 Banyumas

PEDOMAN LOMBA DEBAT B. INDONESIA SMK KAB. BANYUMAS 2015

Debat B. Indonesia 2011
Lomba Debat bahasa Indonesia merupakan sarana penting  untuk melatih kemampuan  berkomunikasi dan kemampuan mengembangkan gagasan siswa terhadap suatu topik atau permasalahan di masyarakat. Untuk itu, agar pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia bagi Siswa SMK Tahun 2015 Kabupaten Banyumas dapat berjalan dengan lancar, tertib, terarah, sehingga sesuai dengan tujuan yang ditetapkan  perlu disusun Pedoman Teknis.
Dengan pedoman teknis ini, diharapkan semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan Bahasa Indonesia bagi Siswa SMK Tahun 2015 Kabupaten Banyumas, yaitu peserta lomba, guru pembimbing, tim penilai, dan panitia penyelenggara, memiliki pemahaman yang sama terhadap berbagai ketentuan dan aturan tentang pelaksanaan lomba.
Pedoman teknis lomba debat berbahasa Indonesia ini ditulis dalam rangka membantu semua sekolah dalam mempersiapkan tim debatnya yang akan dikirim untuk mengikuti lomba di tingkat Kota Banyumas, untuk melakukan seleksi calon peserta yang akan dikirim, dan sebagai panduan untuk melakukan lomba debat bahasa Indonesia SMK Tahun 2015 Kabupaten Banyumas..
Semoga pedoman teknis ini dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi semua pihak yang terkait.

Untuk mendapatkan pedoman lomba klik sini ya


Senin, 09 Februari 2015

EYD Terbaru

Ejaan yang Disempurnakan (EYD) yang sekarang kita pakai adalah EYD berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 46 tahun 2009. Dalam EYD diuraikan materi tentang pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan unsur serapan. 
Para pembaca yang cinta bahasa mestinya membaca pedoman ini sebab dengan berpedoman pada EYD ketertiban berbahasa dapat ditingkatkan. Lebih-lebih untuk orang yang sedang belajar, bagaimana menggunakan bahasa Indonesia dengan benar, EYD inilah dapat menjadi penuntunnya. Para siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional perlu juga mempelajari EYD. Bagimana menulis antar kota, misalnya, dirangkai atau disambung? Nah ini ada dalam EYD. 
Yang butuh EYD,  klik di sini.

Kamis, 22 Januari 2015

Video Diskusi

Belajar Diskusi

Dalam kurikulum KTSP pelajaran bahasa Indonesia kelas 10 SMK masih terdapat materi diskusi. Kompetensi ini  dapat diajarkan melalui metode simulasi. Simulasi diterapkan dengan cara memberikan tugas siswa untuk membuat skenario diskusi yang akan ditampilkan. Selesai mengerjakan tugas secara berkelompok dengan jatah waktu tugas kurang lebih satu atau dua minggu, siswa diwajibkan untuk menampilkann hasil tugas itu. Tugas guru adalah memberi penilaian dan arahan tentang kelebihan dan kekurangan tugas yang telah dikerjakan.
Berikut ini disajikan contoh video diskusi hasil tugas siswa. Contoh ini bukan satu-satunya penampilan yang terbaik, tetapi paling tidak bisa sebagai inspirasi untuk teman-teman guru dalam mengajarkan kompetensi diskusi. Selamat menyaksikan!

Minggu, 09 November 2014

In Service Learning Kluster SMK N 1 Purwokerto

Kepala Dinas didampingi
Kepala SMK N 1 Purwokerto saat membuka In I
Workshop Guru Pendamping Implementasi Kurikulum 2013 di Hotel Santika Purwokerto telah dua hari berlalu. Hari Sabtu, 8 November 2014 bertempat di SMK N 1 Purwokerto diadakan In Service Learning. H. Slamet Sartono, S.P., M.Pd. bekerja cepat dengan mengundang sekolah sasaran 3 SMK Negeri dan 15 SMK Swasta. Beliau tidak mau ketinggalan iptek. Kesemua sekolah sasaran 17 Sekolah  dikirim email dan dikonfirmasi melaui telepon,  untuk mengikuti In I. Hal tersebut beliau sampaikan dalam pembukaan In I. Selanjutnya ditambahkan bahwa In I dalam Kluster SMK N 1 Purwokerto diikuti oleh 202 guru dari 8 Mata Pelajaran yang meliputi : Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, PPKn, Sejarah, Pejasorkes, Prakarya, dan Seni Budaya. 
Dalam menghadapi dead line waktu yang limite beliau langsung sigap dengan menyusun jadwal pendampingan dengan rapi. Dijadwalkan On I tanggal 10-15 November 2014, diteruskan In II pada tanggal 17 November 2014 bertempat di Garden Hall Resto Purwokerto. On II tanggal 18-24 November dan diakhiri In III pada tanggal 25 November 2014.  Untuk menyukseskan program pemerintah,  H. Slamet Sartono berharap ada kerjasama dari sekolah sasaran. Karena dana pemerintah terbatas, SMK Sasaran dimohon  membantu memfasilitasi guru pendamping yang mendatangi sekolah sasaran.
Sarwono saat mengisi In I
Kepala Dinas Pendidikan Banyumas, Drs. H. Purwadi Santoso, M.Hum. juga sangat mensuport adanya Pendampingan Implemetasi Kurikulum 2013. Beliau hadir dalam kegiatan In I untuk membuka secara resmi. Ditambahkan bahwa dalam In I hendakhnya guru-guru sekolah sasaran diberikan informasi yang sejelas-jelasnya apa yang diperoleh guru pendamping dalam workshop 3 hari di Hotel Santika Purwokerto. Dalam kurikulum 2013 hendaknya guru membuka ruang seluas-luasnya kepada siswa untuk menggali kompetensinya. Berikan kebebasan siswa untuk berimajinasi, karena imajinasi merupakan tombak yang paling pokok dalam pembelajaran. Pahamilah karakteristik siswa, jika mereka dianggap individu yang belum dewasa. Jangan salahkan mereka bila ada penyimpangan  karena siswa adalah individu yang belum dewasa.  Ketika guru dianggap seorang yang dewasa seharusnya gurulah yang mengalah untuk memahami jiwa anak. Kata orang di luar pendidikan sering berceloteh "yang waras ngalah".

Rabu, 05 November 2014

Matrikulasi Kurikulum 2013 pada Kelas XI





Foto Bersama Instruktur Pak Deni dengan peserta Workshop
Guru Pendamping Kurikulum 2013
di Hotel Santika Purwokerto

Program matrikulasi Kurikulum 2013 SMK adalah program pembelajaran Kompetensi Dasar kelas X dan kelas XI yang diprogramkan menjadi program pembelajaran kelas XI pada tahun pelajaran 2014/2015, karena Kompetensi Dasar tersebut pada tahun pelajaran 2013/2014 belum diajarkan berdasarkan Kurikulum 2006 (KTSP).
Program matrikulasi Kurikulum 2013 SMK dimaksudkan untuk memfasilitasi pembelajaran peserta didik SMK kelas XI pada tahun pelajaran 2014/2015 karena pada tahun pelajaran 2013/2014 peserta didik tersebut masih mengikuti pembelajaran yang mengacu pada Kurikulum SMK 2006 (KTSP). Tujuan program matrikulasi tersebut adalah:
1.   Melaksanakan pembelajaran tambahan Kompetensi Dasar (KD) kelas X Kurikulum 2013 yang tidak dipelajari pada KTSP;
2.   Membekali kompetensi peserta didik agar siap mengikuti pembelajaran pada kelas XI yang sedang berjalan dan kelas XII tahun pelajaran 2015/2016;
3.   Memenuhi kompetensi yang menjadi tuntutan yang disyaratkan pada SKL Kurikulum 2013.

Selasa, 04 November 2014

Saintifik dan Model Pembelajaran

Tiga model pembelajaran yang sekarang ini dijadikan sebagai icon adanya langkah-langkah saintifik dalam kurikulum 2013 masih menjadi banyak pertanyaan para guru. Ada beberapa penyebab kesimpangsiuran esensi kurikulum belum sampai kepada para guru. Pertama, kemampuan narasumber pada awal sosialisasi kurikulum 2013 belum sesuai dengan apa yang dimaksud dalam kurikulum tersebut. Masih banyak pertanyaan dalam pelatihan kurikulum belum bisa dijawab secara tepat oleh narasumber pelatihan. Ini cukup beralasan karena para narasumber yang mengisi pelatihan juga belum lama dalam memperoleh materi pelatihan sebelumnya. Kedua, waktu yang digunakan untuk implementasi kurikulum terkesan dipaksakan. Ada kesan lain bahwa yang penting jalan, walau ditengah perjalanan masih perlu banyak penyempurnaan.
Bagaimana model pembelajaran dan saintifik yang harus ada dalam kurikulum?  Dua hal tersebut diterjemahkan oleh para guru secara beragam. Misalnya dalam menyusun langkah-langkah pembelajaran, ada yang membuat dengan urutan 5M. Ketika dalam langkah-langkah RPP sudah mengandung MENGAMATI, MENANYA, MENALAR, MENCOBA, dan MENGOMUNIKASIKAN dikatakan sudah saintifik. Sementara model yang digunakan belum tercermin dalam langkah-langkah itu. Berikut ini penulis lampirkan materi bagaimana meramu model dan saintifik dalam langkah-langkah pembelajaran. Klik di sini untuk unduh
Penulis baru memiliki satu contoh RPP yang sudah mencerminkan model dan langkah-langkah saintifik.  Kili di sini untuk unduh RPP

sekilas info

Spiderman